5 Point Terpenting di dalam El Clasico

5 Point Terpenting di dalam El Clasico

Posted on

Tidak ada pemenang didalam pertandingan Barcelona vs Real Madrid yg diselenggarakan di Camp Nou, Senin (7/5) dini hari WIB. Pertandingan bertemakan El Clasico ini berakhir seri dg score 2-2. Brace Barcelona dibuat oleh Luis Suarez & Lionel Messi. Sedangkan Cristiano Ronaldo serta Gareth Bale membukukan namanya di papan gol tuk Los Blancos. Di dalam laga itu, Blaugrana musti berlaga dgn sepuluh pemain sehabis Sergi Roberto dikartu merah di penghujung fase pertama. Tapi, pd akhirnya ke-2 team saling berbagi 1 poin. Di bawah ini 5 angka vital di dalam partai El Clasico sebagaimana menurut Sportholics.

Pengadil lapangan Buat Kekeliruan – El Clasico kerap jadi ajang yng sibuk buat pengadil lapangan. Ajang ini jua tak tidak sama tuk Alejandro Jose Hernandez Hernandez. Tekanan memanas sebelum laga paruh pertama berakhir. Jordi Alba lepas dr hukuman pemimpin pertandingan usai memegang leher Luka Modric menjelang Luis Suarez & Sergio Ramos terlibat pertikaian, yang mana Ramos mengatakan Suarez berpura-pura jatuh. Lionel Messi mendapatkan kartu kuning sehabis melanggar Sergio Ramos. Lalu Sergi Roberto diusir pengadil lapangan sebab memukul muka Marcelo. Keputusan yg diambil pemimpin pertandingan ini sudah sepantasnya menyajikan sejumlah perdebatan. Spt halnya Gareth Bale yng gak memperoleh kartu usai melanggar Samuel Umtiti. Keputusan itu barangkali terkesan menguntungkan Real Madrid. Namun mereka jg tak mendapatkan penalti sehabis Marcelo dilanggar Jordi Alba di area terlarang.

Barca Tetap Tak Dapat di kalahkan – Laga El Clasico mendatangkan beberapa drama. Tetapi, yg sangat penting Untuk Barcelona merupakan mereka masih tidak dapat di kalahkan, malah usai memainkan fase ke 2 dg sepuluh punggawa. Malah, Barca dapat dikatakan main sedikit sempurna saat merumput sepuluh orang walaupun Real Madrid setingkat lebih mengancam di paruh pertama serta membuat sejumlah kesempatan. Tim tamu gak mampu menggunakan keunggulan jumlah pesepakbola lantaran sukar masuk ke lini belakang Barcelona. Barca saat ini cuma tinggal tersisa 3 partai lagi sebagai kesebelasan pertama2 buat mengakhiri kompetisi musim La Liga dgn tak menelan kekalahan semenjak Real Madrid meraihnya di th 1932. Fakta ini mengungkapkan, walaupun ketika itu memainkan 18 laga, Barca sekarang bakal menciptakan histori baru didalam persaingan yng memainkan 38 partai.

Cedera Ronaldo Mengkhawatirkan – Barangkali kekhawatiran besar untuk Real Madrid di Camp Nou ialah menyaksikan Cristiano Ronaldo meringis sehabis dia membikin skor penyama skor yg pertama pd m ke-14. Ronaldo bertabrakan dg Gerard Pique kala dirinya membuat goal dri jarak dekat & lalu mendapat perawatan usai kelihatannya terkena cedera. Walau dia tetap berlaga hingga ujung fase pertama, dirinya ditarik ketika jeda & tersebut rasa-rasanya menjadi tindakan pencegahan sebab final Liga Champions kontra Liverpool dilangsungkan 3 pekan lagi di 26 Mei.

Perpisahan Iniesta – Real Madrid gak mengerjakan Guard of Honour tuk sang jawara. Tetapi mereka memperlihatkan kasih sayang pada Andres Iniesta di El Clasico ke-38 serta terakhir. Punggawa berumur 33 thn ini memperoleh pelukan dr sekian banyak punggawa Real Madrid. Tapi, ia dikorbankan pd paruh ke-2 & mendapatkan standing ovation pada saat Ernesto Valverde mau menambahkan pemain bertahan lain.

Superstar Memperlihatkan Ketajaman – Luis Suarez, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Gareth Bale dapat disebut 4 pesepakbola superstar di arena pertandingan yng membikin skor, serta 3 dri mereka kerap menampilkan ketajamannya dihadapan gawang setiap kampanye musim. Data dari website ini, Ronaldo barangkali bakalan membuat kira2 1 goal bila tetap ada di gelanggang di fase ke 2. Tetapi, Suarez, Messi, & Bale dapat mencetak saat memperoleh kans. Suarez serta Bale mempunyai sejumlah kesempatan di hadapan gawang. Sementara kans Messi & Ronaldo mampu ditepis oleh Keylor Navas serta Marc-Andre ter Stegen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *