Wisata PT Kereta Api Pariwisata

Mau Wisata Berbeda dan Unik? Kunjungi Kereta Wisata Indonesia!

Posted on

Selain sebagai kendaraan, kini kereta pun berfungsi tuk wisata. Ada sejumlah kereta tua yang dijadikan kereta wisata, semacam Mak Itam di Sawahlunto juga Kereta Api Ambarawa. Kedua kereta tersebut sekarang beroperasi jadi kereta wisata. Mereka mengantarkan tiap turis yang hendak menikmati serunya naik kereta kuno.

Mak Itam, Sumatera Barat. Kereta pariwisata pertama yang boleh dinaiki ialah Mak Itam. Mak Itam merupakan sebutan lokomotif uap bertenaga batu bara. Lokomotif itu sudah ada semenjak zaman Belanda. Mulanya digunakan jadi moda transportasi, sekarang Mak Itam dipakai tuk membawa turis mengelilingi alam Sumatera Barat. Mak Itam lumayan spesial, karena ini merupakan salah satu kereta bergerigi yang terdapat di dunia. Sementara kereta bergerigi cuma ditemukan di Indonesia, India serta Swiss. Spesial ‘kan? Iyain aja idaj hehe. Rute trip Kereta Mak Itam ialah Sawahlunto-Muarokalaban. Perjalanan bakal ditempuh kira-kira 30 menit. Asyiknya, dalam perjalanan turis pasti disuguhkan dengan keindahan sawah serta hutan yang terbilang asri, tidak ketinggalan keindahan dari Bukit Barisan. Manalagi, Mak Itam bakal melaju dengan speedity 15 km/jam. So!, Anda bisa senang memandang alam. Tuk naik kereta wisata itu, turis musti menyewa. Paket Naik Mak Itam 4 Juta tapi satu kali naik bisa sampai 30 orang.

Museum Kereta Api Ambarawa. Siapa yang mengenali Museum Kereta Api Ambarawa. Museum tersebut bagaikan lorong waktu yang rela mengantarkan pengunjungnya balik ke abad 19. Tentu saja, suasana museum betul-betul dibuat seperti pengalaman zaman dulu. Mulai ruang tunggu, ruang kepala stasiun, alat komunikasi jadul, peropn, dan loket karcis. Tetapi bukan itu saja yang ngetop. Museum ini pun ngetop dengan kereta api pariwisatanya. Sama semacam Mak Itam, Kereta Api Wisata Ambarawa pun bergerigi. Kereta wisata itu memberi layanan rute Ambarawa-Tuntang maupun Ambarawa-Bedono jauhnya 9 km. Kereta api ini ditarik lokomotif uap bergerigi B2502 dan B2503. Perjalanan bakal ditempuh 2 jam. Asyiknya lagi, sembari menikmati pemandangan, turis dapat merasakan belaian halus angin yang masuk lewat jendela tidak berkaca milik kereta. Tarif yang dipungut yakni Rp 50.000 per orang tuk perjalanan pergi juga pulang secara reguler. Tetapi, jika tidak sabar menanti perjalanan reguler, penumpang pun bisa menyewa secara khusus dengan harga Rp 3.250.000 hingga Rp 5.250.000.

Kereta Wisata Lori Kaliraga, Jawa Timur. Ini merupakan kereta wisata yang dikelola Kota Jember, Jawa Timur. Tiap turis yang naik bakal diajak Jalan-Jalan sambil menyaksikan wisata alam, budaya serta sejarah nusantara. Kereta wisata tersebut melalui lintas Kalibaru-Mrawan-Garahan. Pada umumnya waktu tempuh hingga 2-3 jam pulang pergi. Karena disewa perlori, biaya sewanya sangat besar, yakni Rp 500.000/lori. Tetapi tenang saja, mengingat kapasitas lori ini tidak sedikit, Anda berkesempatan membagi harga sewa dengan kawan lain. “Lori ini tersedia 3 jam operasi, ialah pukul 08.00, 11.00 serta sore maksimal jam 15.00 WIB,” ujar Fedri, kepala Pt Kereta Pariwisata Kaliraga. Nantinya, penumpang lori dapat melihat langsung dan melewati 2 terowongan kereta api, yakni Terowongan Garahan dan Terowongan Mrawan, serta pemandangan melintasi jembatan kereta api yang tinggi. Melihat ke bawah jembatan, seketika membuat jantung Anda berdebar kencang.

Kereta Wisata PT Kereta Api Pariwisata. Ini adalah tawaran kereta pariwisata dari PT Kereta Api Pariwisata. Adalah cara berlibur baru yang boleh Anda ikuti. Menariknya, Kereta Wisata PT Kereta Api Pariwisata memberikan 3 gerbong dengan nuansa yang berbeda. “Tersedia 3 kereta wisata, sebutan gerbongnya Nusantara, Bali juga Toraja,” kata Dirut PT Kereta Api Pariwisata, Adi Suryatmini. Tiap gerbong bisa ditampung 19-22 orang. Walau banyak, Anda dijamin takkan bosan didalam gerbong sebab ada beragam fasilitas diberikan. Harganya 28 Juta sekali pakai, wow fantastis!

Kereta Wisata Jaladara, Jawa Tengah. Kota Solo rupanya juga punya kereta wisata lho, Kereta Wisata Jaladara julukannya. Kereta wisata ini anyar diresmikan 27 September 2009 lalu. Kereta Wisata Jaladara melintasi jalur Purwosari-Solo Kota, dengan jarak 6 km. Rupanya, asal mula pengadaan kereta wisata ini ialah guna meningkatkan industri kreatif di Solo. Yup, jalur yang dilewati kereta ini emang menghubungkan industri batik, Kampung Laweyan, Loji Gandrung, keraton, dan lain-lain. Jadi, turis cukup dengan mudah shoping bahkan rekreasi di obyek wisata itu. Normalnya, kereta ini menyebrang tiap hari pukul 08.00 WIB juga 16.00 WIB demi mengangkut orang dari Stasiun Purwosari ke Wonogiri atau sebaliknya. Melihatnya, Anda seakan-akan ada di tengah-tengah kota di Eropa yang kerap dilalui trem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *